Kemenhub Adakan Mudik Gratis Lebaran 2022,Berikut Cara Daftar & Persyaratannya

Kemenhub Adakan Mudik Gratis Lebaran 2022,Berikut Cara Daftar & Persyaratannya

 

kota Ilustrasi mudik jalur darat (youtube)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyelenggarakan kampanye gratis kembali ke sekolah untuk Hari Raya 2022. “Tahun ini kita akan perkenalkan Mudik gratis Rp 10 miliar. Anggaran ini terbatas dan lebih kecil dari Rp 38 miliar di 2019, sehingga tujuan dan fasilitasnya masih terbatas,” kata Dirjen Perhubungan Darat Kementerian melalui Kementerian. YouTube Channel Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi. , Jumat (4 Agustus 2022). Budi Setiyadi mengatakan titik pemberangkatan bus pulang sekolah gratis ini hanya untuk wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. “Kebanyakan ke Jateng karena menurut temuan banyak yang ke Jateng,” lanjutnya. Pemerintah telah menyiapkan hingga 350 bus yang akan mengangkut 8.100 penumpang pulang sekolah gratis ke 14 kabupaten di Jawa Tengah. Daftar Destinasi Pulang Sekolah Gratis Tahun 2022 Kemenhub Acara bebas masuk sekolah ini akan diberangkatkan pada hari Kamis, 28 April 2022 dengan tujuan sebagai berikut:

Jawa Tengah

1. Tagore
2. Semarang
3. Demark
4. Suci
5. Boyolali
6. Sendirian
7. Kratten
8. Wonogiri
9. Wonosari
10. Yogyakarta
11. Magelang
12. Wonosobo
13. Pintu kain kaleng
14. Purwokerto
15. Cirebon
16. Tassimalaya
17. Garut

Persyaratan perjalanan gratis:

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

2. Kartu Keluarga (KK)

3. Bukti vaksin lengkap atau vaksinasi booster dengan bukti vaksinasi

4. Bawa e-tiket Anda

Pendaftaran kembali ke sekolah gratis tersedia mulai 10-24 April 2022.

Pendaftran Online melalui laman www.mudikhubdat2022.com

Kementerian Perhubungan telah menerbitkan Surat Edaran No. 41 Tahun 2022 tentang Pelaksanaan Pedoman Pulang Sekolah Gratis Angkutan Idul Fitri 2022 (1443 Hijriyah). Peraturan tersebut mengatur syarat-syarat pelaksanaannya. Berikut syarat-syarat perjalanan gratis: – Bagi yang baru menerima dosis pertama wajib mencantumkan hasil tes RT-PCR negatif untuk sampel yang diambil dalam waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan. – Yang menerima vaksin dosis kedua hanya perlu menunjukkan hasil negatif pada tes antigen cepat yang berlaku 1×24 jam sebelum keberangkatan. – Orang yang telah menerima vaksin dosis ketiga (dosis booster) tidak perlu menyertakan RT-PCR negatif atau hasil tes antigen cepat. – Pelanggan dengan penyakit khusus atau penyakit penyerta yang tidak dapat divaksinasi dapat menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.