Bacaan Doa Kawilin Sesudah Sholat Tarawih, Lafal Beserta Artinya

Table of Contents

Bacaan Doa Kawilin Sesudah Sholat Tarawih, Lafal Beserta Artiny

Salat Tarawih disebut sebagai qiyamu Ramadan. Qiyamu Ramadan artinya salat sunah pada malam bulan Ramadan. Tarawih berasal dari kata raha yang berarti lega. Tarawih menurut bahasa artinya waktu sesaat untuk istirahat. Salat Tarawih adalah salat yang dikerjakan pada malam hari di bulan Ramadan. Salat tarawih merupakan pengganti salat tahajud.

Anjuran untuk menunaikan tata cara sholat tarawih dan witir pun dijelaskan dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad SAW bersabda:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (متفق عليه)

“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni dosa yang telah lampau.” (HR. Bukhari, Muslim).

Selama bulan Ramadhan umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak doa. Salah satu doa yang sering dibaca pada bulan ini adalah ‘Doa Kamilin’, yaitu doa yang dibaca selepas shalat tarawih.

Apa itu Doa Kamilin?

Doa kamilin adalah doa yang dibaca usai melaksanakan sholat tarawih. Doa ini dipandu oleh seorang imam yang kemudian diikuti dan diaminkan oleh para jemaah.

Secara bahasa, doa kamilin berasal dari kata “kamil” yang artinya orang-orang yang sempurna. Redaksi ini diambil dari kata pertama dalam doa tersebut yang bertujuan untuk memohon kesempurnaan iman kepada Allah Swt. Menurut Faqihudin Abdul dalam buku Qira’ah Mubaadalah, doa kamilin kerap menimbulkan keraguan bagi umat Islam, khususnya perempuan. Sebab, konteks yang dibicarakan di dalam doa tersebut memiliki maksud yang ambigu. Tertulis dalam doa tersebut kalimat “Orang yang sempurna imannya, yaitu yang menikah dengan bidadari”. Muncul pertanyaan tentang apa artinya, apakah Muslimah harus turut mengaminkan atau tidak, dan lain sebagainya. Lantas, bagaimana lafaz doa kamilin?

Berikut ini untuk lafadz Doa Kamilin, Doa Setelah sholat Tarawih, Arab dan Artinya

Doa Setelah sholat Tarawih (Doa Kamilin)

اَللَّهُمَّ اجْعَلْناَ بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنْ، وَلِلْفَرَآئِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكاَةِفَاعِلِيْنَ، وَلِمَاعِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِى الْأَخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَآءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَآءِ شَاكِرِيْنَ،

وَعَلَى الْبَلَآءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَآءِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَآئِرِيْنَ، وَاِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنَ، وَاِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ،

وَمِنْ حُوْرٍ عِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آَكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفَّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَاَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مَنْ مَعِيْنٍ، مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ،

وَحَسُنَ أُوْلَئِكَ رَفِيْقًا، ذَلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا. اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِى هَذَا الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَآءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلاَ تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَآءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang melaksanakan kewajiban- kewajiban terhadap-Mu, yang memelihara sholat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan ketentuan, yang bersyukur atas nikmat yang diberikan, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, sampai kepada telaga (yakni telaga Nabi Muhammad) yang masuk ke dalam surga, yang duduk di atas dipan kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu yang murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam

Itulah bacaan doa setelah Sholat Sunnah Tarawih atau Lafadz Doa Kamilin lengkap yang patut kita hafalkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.